KAMPUNG KB SEBAGAI WAHANA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT
KAMPUNG KB SEBAGAI WAHANA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT
Diterbitkan oleh Hendri Purnomo, 22 Januari 2020 13:58:34

KENOKOREJO MAJU:  Program Kampung Keluarga Berencana (Kampung KB) diharapkan bisa mengurangi angka stunting di Indonesia. Indonesia sedang mengalami dan berusaha mengatasi permasalahan gizi ganda, yaitu kekurangan gizi seperti wasting (kurus) dan stunting (pendek) pada balita, anemia pada remaja dan ibu hamil serta kelebihan gizi, termasuk obesitas baik pada balita maupun orang dewasa. Selanjutnya wadah Kampung KB ini dapat kita jadikan sebagai wahana pemberdayaan masyarakat melalui berbagai macam program yang mengarah pada upaya merubah sikap, prilaku dan cara berfikir (mindset) masyarakat kearah yang lebih baik, sehingga kampung yang tadinya tertinggal dan terbelakang dapat sejajar dengan kampung-kampung lainnya, masyarakat yang tadinya tidak memiliki kegiatan dapat bergabung dengan poktan-poktan yang ada, keluarga yang tadinya tidak memiliki usaha dapat bergabung menjadi anggota UPPKS yang ada.

Seperti pagi ini, Selasa (12/11) bertempat di Kampung KB Desa Kenokorejo yang ada di Dukuh Geneng RW 008, diselenggarakan Musyawarah Desa khusus Kampung KB. Dalam kegiatan ini dihasilkan kesepakatan untuk mengelola sampah dalam wadah Bank Sampah. Hadir dalam musyawarah Kepala Desa Kenokorejo beserta Ibu Ketua TP PKK Desa Ny. Sudarni Hendri Purnomo, Koordinator PLKB Kec. Polokarto Dono Susilo beserta tim PLKB, Kormin Dinas Pendidikan khusus bidang pendidikan non formal Drs. Totok dan narasumber dari Bank Sama “Ngadirejo Makmur” Kartasura.

Sementara Kepala Desa Kenokorejo menyampaikan bahwa kampung KB yang berdiri di tahun 2016 ini seharusnya jangan hanya seremonial saja harus ada tindak lanjut agar maksud dicanangkan kampung KB ini bisa tercapai.

 

Komentar
Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin